Home > POPULER > 3 Pengakuan Mengerikan Tersangka Pembunuh Deudeuh “Tata Chubby”

3 Pengakuan Mengerikan Tersangka Pembunuh Deudeuh “Tata Chubby”

foto tata chubby

Saat ini, penyidik Polda Metro Jaya masih memeriksa secara intensif terhadap lelaki berinisial RS, tersangka pembunuh Deudeuh Alfisahrin (29). Keterangan tersangka akan menguak misteri pembunuhan terhadap janda beranak satu itu.

Dari pemeriksaan sementara yang diperoleh penyidik, ada tiga pengakuan RS yang mengagetkan.

Kepala Sub Direktorat Kejahatan dan Kekerasan Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Ajun Komisaris Besar Polisi Herry Heryawan mengatakan,

Pengakuan Pertama

Tersangka ialah ia membunuh secara spontan. “Pengakuan sementara tersangka membunuh korban tidak direncanakan,” katanya.

Pengakuan Kedua

Yang mengejutkan ialah ia membunuh lantaran hal sepele. Ia tersinggung karena saat berada di kamar, Deudeuh bilang badan RS bau.

“Tersangka sakit hati karena disebut bau badan,” kata Herry. 

Pengakuan Ketiga

Setelah tersinggung RS melakukan kekerasan yang berakibat fatal.

Deudeh yang ketika itu dalam keadaan tanpa busana, bagian lehernya dijerat menggunakan kabel alat pengering rambut, lalu mulutnya disumpal kaos kaki warna hitam sampai sesak nafas dan akhirnya tewas.

Deudeuh yang di akun Twitternya dikenal dengan nama @Tataa_chubby itu ditemukan tak bernyawa di dalam kamar pada Sabtu (11/4/2015) sekitar pukul 19.00 WIB. Saat ditemukan, pintu kamarnya dikunci dari luar.


@suara.com

(Visited 1,242 times, 5 visits today)

6 Responses

  1. SPeeDwiLLz

    sehari almarhum bisa melayani 5pria dan berdasarkan akun twiternya almarhum memposting dgn tarif 350rb/jam
    penghasilan sebulan bisa lebih dari 50jt klo dikalkulasikan..
    tp sayang almarhum memilih pekerjaan ini hanya utk bertahan hidup atau utk memenuhi gaya hidup?
    semoga dosa2nya diampuni dan amal ibadahnya diterima..

  2. cheyong

    No Comment deh… Semoga pelaku nya jera dan berubah…
    Kasian juga tu tata, orang ga ada angin ujan harus tewas ditangan orang ga bertanggung jawab

Leave a Reply

*