Home > HOBI > Beberapa Tempat Kuliner Maknyus Yang Ada Di Pasar Santa

Beberapa Tempat Kuliner Maknyus Yang Ada Di Pasar Santa

Pasar Santa merubah image pasar tradisional yang dulu pengunjungnya mayoritas orang tua menjadi anak muda. Pasar ini bukan tergolong pasar yang baru, namun telah berdiri semenjak tahun 1971 dan bentuknya tidak permanen. Baru pada tahun 2007 pasar senior ini dibuat permanen dengan 1151 tempat usaha di dalamnya. Permasalahan tak cukup sampai disitu, dari tahun 2007 hingga 2014 rupanya pasar ini sepi pengunjung. Hal inilah yang membuat pengelola pasar menggaet komunitas kopi dan piringan hitam untuk bergabung. Semenjak itu pula banyak orang berbondong2 untuk menyewa lapak di pasar ini, mulai dari laudry sepatu hingga makanan minuman pun ada. Agar terlihat lebih kekinian, Pasar Santa mengubah namanya menjadi Santa Modern Market.

Jika kalian ingin berkunjung ke Pasar Santa sebaiknya menggunakan angkutan umum, karena letak pasar ini berada di tengah-tengah pemukiman dan lahan parkir yang tersedia minim. Akses jalan pun tak cukup besar hanya cukup 2 mobil berpapasan. Namun bila anda tetap ingin menggunakan kendaraan pribadi tersedia parkir-parkir liar disekitar lokasi. Santa Modern Market mulai ramai pengunjung mulai siang hingga malam hari.

Bagi kalian yang belum pernah ke Pasar Santa dan ingin berkunjung ke sana, cumibunting berikan beberapa review tempat jajan di Pasar Santa. Cekedot..!!

1. Mie Chino

mie chino

Mie dengan tekstur keriting gurih berlumuran minyak ditambah toping jamur, ayam dan sayuran pasti cukup membuat kalian menelan ludah. Selain rasanya yang lezat, kedai ini juga dilengkapi dengan chef ganteng nan ramah bernama Chef Oka. Jadi jangan kaget bila pengunjung disini kebanyakan wanita. Mie Chino hanya terdapat 2 menu yaitu mie ayam biasa atau dengan tambahan bakso. Disini tidak tersedia wifi agar setiap pengunjung yang datang dapat saling bersosialisasi tidak hanya sibuk dengan gadget dan wifinya. Kedai ini buka setiap hari selasa-sabtu jam 12.00 – habis dan minggu jam 14.00 – habis. Fyi, Chef Oka ternyata lulusan salah satu universitas di Melbourne, Australia.

2. Ketan Pasar

SONY DSC

Dari namanya pasti kalian sudah bisa menebak kedai yang satu ini jualan apa, yup jualan ketan. Bagi kalian penikmat masakan tradisional wajib mencoba makanan yang satu ini di Ketan Pasar. Ketan yang identik dengan makanan jadul dipoles lebih modern oleh sang koki, namun tetap menjaga keklasikannya. Terbukti dari toping yang ditawarkan cukup beragam. Toping yang disediakan adalah kelapa susu wijen, serundeng manis, serundeng pedas, sambal tempe, manga pasar, jambu mertua, kuah duren. Pengunjung juga disuguhkan kesan klasik dari dekorasi kedainya. Harganya juga terbilang cukup murah.

3. Sepotong Kue

sepotong kue

Di kedai mungil dengan dekorasi cantik dilengkapi dengan pengunjung yang selalu memadati ini terdapat berbagai macam kue. Kue-kue cantik yang disajikan di kedai ini murni handmade buatan sang empunya kedai. Nama unik Sepotong Kue terinspirasi karena sepotong kue tak pernah cukup. Selain handmade, kue yang dijajakan selalu fresh, tanpa bahan pengawet dan dibuat dengan cinta tentunya. Saat mampir ke kedai yang satu ini kalian akan disambut dengan keramahan pemilik kedai yang cantik. Di sini kalian bisa menikmati berbagai macam keu yang disajikan dengan es krim yang beragam rasa. Harga? Masih terjangkau dengan kue cantik yang disajikan.

4. Roti Eneng

roti-eneng

Melihat dari namanya, produk yang dijajakan mungkin terdengar tidak asing lagi. Roti bakar mungkin sering kita temui berjualan dibanyak tempat. Tapi tidak ada salahnya buat kalian berkunjung ke kedai yang satu ini. Roti Eneng menjual menu roti bakar dengan toping yang cukup beragam. Kedai ini dangat khas dengan tekstur roti yang lembut yang membuat lidah ini rasanya ingin terus menyantapnya. Tak cuma roti, ternyata disini terdapat es coklat yang dapat diminum. Uniknya, es coklat ini memiliki rasa campuran coklat dengan gurih-gurih garam laut. Penasaran? Langsung saja datang ke kedai Roti Eneng.

5. Nyonya Kecil

nyonya kecil

Pasar Santa tak hanya menyajikan makanan kecil atau dessert saja, tempat ini juga terdapat makanan besar. Seperti salah satu kedai yang bernama Nyonya Kecil. Di kedai tersebut anda dapat menjumpai nasi lidah. Dari segi porsi memang cocok untuk wanita, namun untuk kelezatan jangan diragukan. Lidah yang disajikan juga terbilang cukup empuk. Diperlukan kesabaran ekstra untuk memesan di kedai ini karena terbilang cukup lama, mungkin karena padat pengunjung.

6. Mommadon

mommadon

Bila anda ingin merasakan makanan besar berupa nasi, anda juga dapat mengunjungi Mamadon. Menu yang disajikan pada kedai ini hampir sama dengan Nyonya Kecil, yaitu nasi lidah. Namun cara mengolahnya berbeda. Kedai ini cenderung lebih cepat dalam melayani dan rasanya pun cukup nikmat. Bagi kalian yang suka pedas bisa mencoba nasi lidah cabe ijo, tidak terlalu pedas namun cukup membuat kalian melek. Tempat ini juga menyajikan berbagai macam dessert yang perlu kalian coba satu persatu.

7. D.O.G

DOG

D.O.G atau biasa di baca diyoji menawarkan makanan yang dikenal dengan hotdog. Tak cuma namanya saja yang unik, tapi hotdognya pun unik. Hotdognya berbeda dengan hotdog pada umumnya, hotdog ini berwarna hitam. Ukurannya pun cukup besar dengan sosis dan daging didalamnya yang juga besar ditambah sauce sesuai pesanan. Namun anda perlu bersabar jika mengunjungi kedai ini pada weekend, karena kedai ini selalu dipadati pengunjung hingga harus antri cukup lama. Jangan khawatir, lelah menunggu kalian akan terbayar setelah menyantap makanan ini.

8. Bar-na-na

barnana

Dilihat dari namanya yang cukup unik, memang lekat dengan yang namanya pisang. Namun pisang yang disajikan bukan pisang biasa. Kedai ini menawarkan es pisang alias Frozen Banana dengan berbagai rasa. Rasa yang tersedia berupa almond, corn flakes, regal biskuits, oreo, dan masih banyak lagi. Tempat ini biasa buka agak sore, sekitar jam 4an sore. Es pisang yang dingin ini cocok untuk menemani kalian selama di pasar santa yang cukup panas.

Masih banyak lagi makanan dan tempat jualan unik lain yang ada di Pasar Santa, seperti Shoe Bible jika kalian ingin mencuci sepatu anda dan masih banyak lagi. Kalo kalian yang udah pernah ke Pasar Santa dan punya review kedai lain yang ada disana, bisa share langsung ke komentar di bawah ini.


@cumibunting

(Visited 1,027 times, 6 visits today)

Leave a Reply

*