Home > GAYA > I’m 100% recharged

I’m 100% recharged

Bagi sebuah handphone jika baterai mau habis dengan mudahnya kita langsung mencharge dan otomatis langsung terisi penuh lagi. Tapi bagaimana dengan kita sebagai manusia disaat kondisi ‘baterai’ kita sudah melemah bagaimanakah kita harus mencharge lagi agar penuh kembali?. Nah ini ada temen kita Firdaus Shofi dari seseorang yang telah mengikuti Young On Top National Conference 2015 (YOTNC2015), mungkin nasehatnya sedikit bisa mencerahkan kita bagaimana proses mencharga baterai kita agar full kembali yuk simak.

Ibarat sebuah baterai handphone, kondisi saya sekarang absolutely 100% recharged. Inilah yang saya rasakan setelah mengikuti Young On Top National Conference 2015 (YOTNC2015), menurut saya ini adalah salah satu event berskala nasional yang patut untuk ditunggu tiap tahunnya. Betapa tidak saya sungguh terhipnotis oleh setiap pembicara yang shared di YOTNC2015, ini karena sebagian besar dari mereka menceritakan awal mula perjuangan termasuk kegagalan yang sering mereka hadapi hingga akhirnya bisa menjadi seperti sekarang ini.

Dengan konsep sharing yang seperti itu, secara tidak sadar saya merasa diajak bernostalgia dalam kehidupan masa lalu mereka dan ikut merasakan perjuangan yang mereka lakukan sampai mereka mencapai apa yang menjadi impian mereka. Hal inilah yang membuat saya semakin yakin dan selalu merasa bahwa saya juga bisa menjadi seperti mereka, ternyata dibalik kesuksesan mereka banyak kegagalan yang mereka hadapi dan justru berawal dari kegagalan itulah mereka bisa menjadi seperti yang sekarang ini. Seperti yang dialami oleh Calvin Kizana CEO dari Picmix, dibalik besarnya Picmix ternyata sudah banyak kegagalan yang berhasil ia taklukan, saking seringnya menghadapi kegagalan membuat Calvin tidak ragu untuk sharing tentang kegagalan apa saja yang telah ditaklukan.

Mungkin tidak semua orang dapat menerima kegagalan sebagai bagian dari jalan menuju kesuksesan, banyak orang yang tertunda bahkan gagal dalam menggapai kesuksesannya karena tidak tahu bagaimana cara mereka mengatasi kegagalannya. Satu yang bisa ditanggapi tentang kegagalan, bahwa kita memang tidak dapat menolak suatu kegagalan, tapi kita dapat meminimalisir kegagalan itu sendiri. Karena sesungguhnya selalu ada hikmah dibalik kegagalan yang pernah dialami, so getting ready for a battle, jangan pernah membiarkan kekurangan dan kegagalan kita menjadi faktor penghambat kita untuk menuju kesuksesan.

Karena semua orang termasuk saya berhak untuk mendapatkan kesuksesan, dan itu bukan lagi menjadi hal yang mustahil bagi saya karena setiap kegagalan yang saya dapatkan akan membuat saya menjadi semakin terpacu untuk lebih semangat dan sukses dalam menggapai impian saya.

Finally, baterai sudah full of charged, kunci kesuksesan dalam menggapai impian sudah ditangan, so are you ready be in the battlefield for a war? See you On Top.

Nah begitu tips dari Firdaus Shofi agar kita bisa mencharge diri kita sampai full, kalau ‘baterai’ kamu sudah penuh kan jadi lebih terang dan maksimal lagi kinerja kamu diberbagai aspek kehidupan, See You On Top!!

(Visited 119 times, 1 visits today)

Leave a Reply

*