Home > School Zone > Ujian Nasional Sekarang Beda

Sudah menjadi rahasia umum, karena pemerintah ‘memaksakan’ kelulusan 100% berdampak besar pada pemegang kebijakan di bawahnya. Menteri menekan gubernur, gubernur menekan bupati, bupati menekan kepala Dinas Pendidikan, Dinas Pendidikan menekan kepala sekolah, kepala sekolah menekan guru. Akibatnya, bisa ditebak, terjadilah sebuah ‘drama permainan’ kecurangan, dimana guru mapel akan mengkoreksi jawaban peserta didik yang dianggap pasti benar menurut guru tersebut agar memastikan peserta didik di sekolah tersebut semuanya mencapai nilai minimum kelulusan. termasuk di sekolah saya. Saat saya jadi panitian UN, miris hati ini rasanya jika saat saya melakukan hal tersebut, karena hati nurani ini menentangnya, tapi apa boleh buat, kebijakan atasan tidak bisa ditentang.

Syukurlah tahun ini pada pemerintahan yang baru, pola pikir LULUS 100% diubah menjadi JUJUR 100%, artinya kelulusan tidak ditentukan oleh pusat lagi tapi oleh sekolah. Tapi, bukan berarti kesempatan besar bagi sekolah untuk meluluskan seluruh peserta didiknya 100%, melainkan kesempatan bagi sekolah untuk lebih membina peserta didiknya dengan pola pikir baru yang lebih baik. Artinya, kalaupun lulus tapi nilainya pas-pasan, tetap saja rugi karena akan kalah bersaing dengan peserta didik lain yang punya hasil lebih bagus.

Menindaklanjuti iklan yang ditayangkan di televisi tentang ujian nasional, saya tertarik untuk menampilkannya di KasKus. Mudah-mudahan bermanfaat bagi kita semua.

Berikut Infografisnya

Perubahan ujian nasional

1 

Mengapa UN dirubah?

2 

Alur penyelenggaraan ujian

3

Perbaikan ujian nasional

4

Computer based test (CBT)

5

Sertifikat hasil ujian nasional

6

Data dan fakta UN

7

Tanggal penting UN

8

Selamat menempuh ujian nasional bagi peserta didik kelas XII, jangan lupa berdoa dan belajar dengan giat!
Ingat, walaupun kelulusan ditentukan oleh sekolah, bukan dari pusat lagi, bukan jadi alasan untuk malas-malasan.

Toh, kalaupun lulus tapi nilainya pas-pasan, nanti akan sangat rugi kalau ingin melanjutkan ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi atau bahkan ingin melamar pekerjaan, karena hasil yang diraih kurang memuaskan.

SEMANGAT!!!
INGAT! JUJUR 100% BUKAN LULUS 100%
(Visited 238 times, 2 visits today)

2 Responses

Leave a Reply

*